fbpx

Ribuan Kotak Amal Diduga untuk Penggalangan Dana Teroris Disita Densus 88

Berita Terkait

Bobby Gusman
Sebelum bergabung di Propublik, Bobby bekerja di Koran Investor Daily (investor.id) dan The Jakarta Globe (jakartaglobe.id), yang merupakan bagian dari Berita Satu Media Holdings.

PROPUBLIK – Ribuan kotak amal yang diduga digunakan untuk penggalangan dana teroris disita tim Detasemen Khusus 88 Kepolisian (Densus 88).

Hal ini dijelaskan oleh Kabag Penum Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, yang mengatakan polisi menyita ribuan kotak amal tersebut setelah melakukan penggeledahan di kantor LSM Syam Organizer di Soreang, Kabupaten Bandung.

“Jadi penggeledahannya itu kemarin, hari Minggu di kantor Sekretariat Yayasan Syam Organizer Jabar,” kata Ahmad, Senin 16 Agustus 2021, seperti dikutip pada laman humaspolri.go.id.

Detasemen Khusus (Densus) 88, kata Kombes Ahmad Ramadhan, menyita 1.540 kotak amal yang diduga sebagai wadah penggalangan dana terorisme.

“Jadi bukan kami ambil ditempat-tempat masjid. Di kantor, cuma yang diamankan itu banyak, ada 1.540 celengan,” tambahnya.

Ahmad belum membeberkan secara rinci metode pendanaan terorisme yang menggunakan kotak amal dari lembaga tersebut.

Sebelumnya, Densus 88 pernah menggeledah kantor Syam Organizer di Kumendaman, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, di bulan April lalu. Berdasarkan profil lembaga yang diunggah situsnya, syamorganizer.org, lembaga itu telah berdiri sejak tahun 2013 silam.

Cikal bakal Syam organizer adalah sebuah event organizer (EO) yang mengadakan roadshow tabligh akbar.

***

- Advertisement -

Berita Terkini