fbpx

Emirat Islam Afghanistan: Tinjauan Historis (IV)

Berita Terkait

Iskandar Hadrianto
Iskandar merupakan alumnus Salzburg Diplomatic Academy, United Nations University Leadership Academy (UNU-LA) dan Asia Pacific Center for Security Studies (APCSS), Komando Indo-Pasifik, USA.

Artikel sebelumnya: Emirat Islam Afghanistan: Bagian-III (Terakhir)

Afghanistan merupakan sebuah negara pegunungan yang terkurung daratan (landlocked). Terletak di persimpangan Asia Tengah dan Selatan, berbatasan dengan Pakistan di Timur dan Selatan, Iran di Barat, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Tajikistan di Utara, dan China di Timur Laut. Afghanistan seluas 652.864 kilometer persegi (252.072 sq mi), didominasi pegunungan dengan dataran di Utara dan Barat Daya. Ibu kota Kabul adalah kota terbesar, dengan perkiraan populasi 4,6 juta yang sebagian besar terdiri dari etnis Pashtun, Tajik, Hazara, dan Uzbek. Afghanistan secara de facto diperintah oleh Imarah Islam Afghanistan yang dikuasai Taliban افغانستان اسلامي امارت (Pashto) Da Afġānistān Islāmī Amārāt, pasca runtuhnya secara efektif lembaga-lembaga Republik Islam Afghanistan yang diakui secara internasional pada 15 Agustus 2021.

Executive Summary:
Negara modern Afghanistan dimulai sejak dinasti Hotak dan Durrani pada abad ke-18. Pada akhir abad ke-19, Afghanistan menjadi negara penyangga dalam “Permainan Besar” antara British India dan Kekaisaran Rusia. Berbatasan dengan India Britania, maka Garis Durand dibentuk pada tahun 1893. Tetapi tidak diakui oleh pemerintah Afghanistan dan menyebabkan hubungan yang tegang dengan Pakistan sejak kemerdekaanya pada tahun 1947. Pasca Perang Inggris-Afghanistan Ketiga pada tahun 1919 negara ini terbebas dari pengaruh asing. Akhirnya menjadi monarki di bawah Raja Amanullah, sampai hampir 50 tahun kemudian ketika Zahir Shah digulingkan dan sebuah republik didirikan. Pada tahun 1978, setelah kudeta kedua, Afghanistan pertama kali menjadi negara sosialis dan kemudian menjadi protektorat Uni Soviet.

Inilah pemicu Perang Soviet-Afghanistan pada 1980-an lawan Mujahidin. Pada tahun 1996 sebagian besar Afghanistan dikuasai kelompok fundamentalis Islam Taliban, yang memerintah sebagian besar wilayah negara dalam manifestasi rezim totaliter selama lebih dari lima tahun. Kekuasaan Taliban hapus pasca invasi AS pada tahun 2001. Tettapi Kelompok fundamentalis ini masih menguasai sebagian besar wilayah Afghan. Perang selama dua puluh tahun antara pemerintah dan Taliban mencapai klimaks dengan serangan Taliban tahun 2021 yan mengakibatkan jatuhnya Kabul. Sebagai negara Afghanistan memiliki tingkat (level) terorisme, kemiskinan, kekurangan gizi anak, dan korupsi yang tinggi. Afghanistan adalah anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Kerjasama Islam, Asosiasi Kerjasama Regional Asia Selatan, Kelompok 77, Organisasi Kerjasama Ekonomi, dan Gerakan Non-Blok. Ekonomi Afghanistan masuk urutan ke-96 di dunia, dengan produk domestik bruto (PDB) sebesar $72,9 miliar berdasarkan PPP – paritas daya beli. Sedangkan di Bidang tariff negara ini jauh lebih buruk dalam hal PDB per kapita (PPP), peringkat 169 dari 186 negara (Statistic Tahun 2018).

Baca selanjutnya: Sejarah panjang tanah Afghanistan

- Advertisement -

Berita Terkini